< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Sabtu,16 Februari 2019

Adegan Panas Jackie Chan Luput Sensor di Iran, Staf TV Dipecat

Berita Adegan Panas Jackie Chan Luput Sensor di Iran, Staf TV Dipecat terbaru hari ini 2019-01-02 10:58:01 dari sumber yang terpercaya

Adegan seks Jackie Chan tak disensor, kepala stasiun televisi Iran dipecat

Kepala stasiun televisi daerah di Iran diberhentikan setelah adegan cabul yang menampilkan bintang film laga asal Hong Kong, Jackie Chan, luput dari sensor sehingga ditayangkan oleh stasiun televisi itu.

Seseorang merekam adegan tersebut dan kemudian mengunggahnya ke internet.

Wartawan BBC, Sebastian Usher, melaporkan bahwa berdasarkan standar televisi Iran, adegan yang menampilkan Jackie Chan dan seorang pekerja seks dalam film tahun 2009, Shinjuku Incident , cukup cabul.

"Jelas adegan itu luput dari sensor ketika ditayangkan oleh stasiun nasional, IRIB, cabang daerah di Pulau Kish, Iran selatan," lapornya.

Media Iran mengatakan adegan "tak bermoral" tersebut ditayangkan oleh Kish TV yang "melanggar sepenuhnya peraturan IRIB".

 

Sensor menyangkut perempuan

 

Namun demikian, adegan itu tidak akan dipersoalkan jika cuplikannya tidak direkam dan kemudian diunggah ke internet.

Ketika rekaman itu viral, stasiun televisi nasional langsung meminta maaf dan memecat orang-orang yang dianggap bertanggung jawab atas kelalaian itu.


Sebagian besar peraturan sensor di Iran menyangkut perempuan. - Getty Images

Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa Kepala IRIB, Aliasgari Ali Askari, memerintahkan penyelidikan kasus itu dan berjanji "untuk secara serius menangani para pelanggar dan melaporkan mereka ke pihak-pihak berwenang".

Peraturan sensor di Iran untuk kategori film dan televisi sangat luas, banyak di antaranya menyangkut perempuan, dengan menegaskan tidak boleh menampakkan bagian atas dada, tidak boleh ada kontak dengan laki-laki, termasuk percakapan mesra atau lelucon.

Peraturan juga mencakup larangan merendah-rendahkan polisi dan pria berjanggut.

Author
Penulis

Cesaria Hapsari

Mungkin yang Anda suka
Jadilah orang pertama yang menuliskan komentar! Tulis komentar

Tinggalkan komentar

**) Dengan mengirim komentar ini artinya Anda setuju dan patuh dengan syarat dan ketentuan kami.