< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Rabu,20 Februari 2019

Bisa-bisanya Ibu Negara Palsu Obrak-abrik Kompleks Kepresidenan

Berita Bisa-bisanya Ibu Negara Palsu Obrak-abrik Kompleks Kepresidenan terbaru hari ini 2018-12-05 23:41:01 dari sumber yang terpercaya

Seorang perempuan yang menggunakan berbagai identitas palsu untuk mendapatkan akses ke kompleks kepresidenan Nigeria untuk menjalankan bisnis penipuan telah ditangkap.

Dinas rahasia Nigeria mengatakan, Amina Mohammed pada awalnya berpura-pura menjadi istri kepala negara bagian Kogi untuk masuk ke vila presiden di Ibu Kota Nigeria, Abuja.

Dia kemudian dituduh mengundang orang-orang ke vila itu dan memperdaya orang-orang yang menyangka telah diundang oleh istri presiden Nigeria.

Pada saat gelar perkara tentang penangkapan, Amina Mohammed berteriak: "Itu dusta!"

Peter Afunanya, juru bicara dinas intelijen domestik Nigeria atau Departemen Keamanan Negara (DSS), mengatakan kepada wartawan bahwa skandal itu terjadi ketika Ibu Negara, Aisha Buhari, melawat keluar negeri pada bulan November 2017.

Salah satu korban penipuan adalah pengusaha kaya Alexander Chika Okafor, yang diundang ke vila presiden oleh Amina Mohammed. Menurut Okafor, ia dirugikan 150 juta naira (Rp6 miliar) untuk suatu kesepakatan palsu atas proyek properti di kota Lagos, kata juru bicara dinas rahasia itu.

"Menurut penyelidikan kami, penipuan ini tidak diketahui oleh Ibu Negara," kata Afunanya.

Amina Mohammed disebutkan telah "mengambil keuntungan dari fakta bahwa sejumlah tokoh seperti Ibu Negara, menteri dan para pejabat tertentu tidak harus melalui protokol dan pemeriksaan keamanan ketat di pos pemeriksaan vila itu," tambahnya.


Presiden Buhari dan Ibu Negara Nigeria -keduanya asli. - AFP

Wartawan BBC Ishaq Khalid di Abuja mengatakan kejadian itu mengguncang Nigeria, karena menunjukkan rapuhnya penjagaan keamanan di kompleks kepresidenan, yang dikenal sebagai Aso Rock, padahal dijaga ketat oleh dinas rahasia DSS dan polisi.

Semua staf yang bekerja di sana harus memiliki tanda masuk khusus, yang mencakup data biometrik, dan semua pengunjung harus membubuhkan tanda tangan, katanya.

Pada bulan September, DSS menangkap seorang staf Ibu Negara karena diduga menipu orang untuk mengumpulkan dana. Dia menyangkal tuduhan itu.

Presiden Muhammad Buhari, yang akan berusaha mempertahankan kursinya dalam pemilihan presiden bulan Februari mendatang, naik ke tampuk kekuasaan dengan janji untuk mengatasi korupsi `dalam skala sangat besar` di Nigeria.

Presiden Buhari juga baru saja dilanda desas-desus tentang kematiannya, dan bahwa yang jadi presiden sekarang hanyalah seorang yang mirip dengannya, atau malah `kloning`-nya.

Author
Penulis

Ezra Natalyn

Mungkin yang Anda suka
Jadilah orang pertama yang menuliskan komentar! Tulis komentar

Tinggalkan komentar

**) Dengan mengirim komentar ini artinya Anda setuju dan patuh dengan syarat dan ketentuan kami.