< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Sabtu,24 Agustus 2019

Fenomena Antariksa Sepanjang 2019, Bendera Israel Berkibar di Bulan

Berita Fenomena Antariksa Sepanjang 2019, Bendera Israel Berkibar di Bulan terbaru hari ini 2019-01-04 10:34:02 dari sumber yang terpercaya

Tahun lalu adalah tahun yang menyenangkan untuk eksplorasi luar angkasa, dan tahun 2019 ini tampaknya kegembiraan tak akan berkurang.

Kami merangkum hal-hal luar biasa yang akan terjadi di luar angkasa pada 2019.

Tahun lalu, pada November, Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) memperingati ulang tahun ke-20 sejak pertama kali mengorbit Bumi.

Lalu, apa yang akan terjadi tahun ini?

Januari

Pada awal 2019, yakni 1 Januari, wahana New Horizons milik NASA mencetak sejarah dengan melintasi Ultima Thule, objek angkasa terjauh yang pernah dieksplorasi sepanjang sejarah manusia, yang jaraknya 6,5 miliar km dari Bumi.

Pesawat tanpa awak ini mengambil gambar dan data-data lain selama perlintasan yang berlangsung beberapa jam.

Pesawat itu adalah juga pesawat pertama yang pernah mengunjungi Pluto pada 2015.

Dua hari kemudian, China berhasil mendaratkan penjelajah tanpa awak, Chang’e-4 di tepi jauh bulan. Sebelumnya, belum pernah ada misi luar angkasa yang mencapai bagian bulan yang tak tampak dari Bumi itu karena tantangan di bidang komunikasi. Jadi misi ini adalah momen bersejarah.

Sementara itu, hujan meteror Quadrantid akan menghiasi langit antara tanggal 3 dan 4 Januari.

Lalu, gerhana bulan total terakhir, hingga tahun 2021, akan terjadi antara tanggal 20 dan 21 Januari. Pastikan Anda tidak ketinggalan menyaksikan fenomena ini.

Februari

Pada 17 Februari, perusahaan Israel di bidang antariksa, SpaceIL, berencana menjadi perusahaan swasta pertama yang meluncurkan pesawat luar angkasa tanpa awak ke bulan.

Pesawat ini akan diluncurkan dari produksi perusahaan SpaceX milik miliuner Elon Musk. Pesawat itu akan menancapkan bendera Israel di bulan dan melakukan riset pada permukaan magnetik bulan.

Di akhir Januari atau mungkin Februari, robot InSight direncanakan akan mulai mengebor permukaan Mars. Informasi yang akan dikumpulkan akan membuat kita memahami bagaimana Mars dan planet-planet bebatuan lainnya terbentuk.

Pada 19 Februari, bulan akan melintas sangat dekat dengan bumi. Hal ini akan menyebabkan fenomena "bulan super ".

Maret

Boeing - yang sedang bekerja sama dengan NASA untuk membuat pesawat baru yang dapat membawa astronot ke ISS, akan mengadakan percobaan peluncuran pesawat CST-100 sebagai persiapan untuk peluncuran dengan awak pada bulan Agustus.


Kita akan melihat tiga fenomena bulan super tahun ini. Di bulan Januari akan terjadi peristiwa gerhana bulan total - Reuters

Pada tanggal 21 Maret, kita juga dapat melihat fenomena bulan super.

April

Pada bulan ini, kontrak NASA dan Rusia berakhir. Oleh sebab itu, NASA bekerja sama dengan Boeing dan SpaceX untuk membuat pesawat untuk membawa astronot ke ISS. Sekarang, NASA membutuhkan bantuan Rusia dan pesawat Soyuz-nya untuk melakukan ini setelah pesawat ulang-alik pensiun pada tahun 2011.

Sementara itu, Juno akan sibuk mendekati Jupiter. Satelit ini dijadwalkan untuk melakukan upaya ke-19 untuk mendekati Jupiter dan mengambil gambar-gambar menarik.

NASA juga diagendakan untuk membawa data-data penting dari wahana penjelajah matahari, Parker, sekitar 4 April, karena saat itu pesawat akan berada pada orbit terdekat dengan matahari.

Mei

Mei akan menjadi bulan yang agak sepi, tapi sekitar tanggal 6 akan terjadi hujan meteor Eta Aquarid, yang akan mencapai puncaknya pada awal Mei tahun ini. Fenomena tersebut akan mudah dilihat pada pagi hari di belahan bumi selatan. Namun, ia juga dapat disaksikan di atas garis khatulistiwa. Debu-debu luar angkasa yang menyebabkan fenomena ini berasal dari komet Halley.

Juni

NASA berencana meluncurkan roket SpaceX Falcon 9 ke ISS. Masih banyak hal yang harus dilakukan tahun ini bagi AS untuk mempersiapkan pengiriman astronotnya ke ISS. Jika berhasil, misi ini akan menjadi kali pertama SpaceX mengirimkan astronot ke luar angkasa.

Pada 10 Juni, Jupiter akan berada di titik terdekat dengan Bumi, maka planet ini akan terlihat sangat besar dan terang.

Juli

Juli menandai ulang tahun ke-50 Apollo 11, ketika untuk pertama kali manusia menginjakkan kaki di bulan. Apollo 11 diluncurkan pada 16 Juli 1969 dan sampai di bulan pada tanggal 20 Juli 1969. Banyak hal yang akan dilakukan orang-orang sedunia untuk merayakan momen spesial ini.

Pada tanggal 2 Juli, akan terjadi gerhana matahari total yang hanya dapat dilihat di belahan Bumi bagian selatan.


Astronot Apollo 11 Edwin `Buzz` Aldrin di dekat modul bulan. - Science Photo Library

 

Agustus

Agustus menandai satu hal, yakni hujan meteor Perseid. Hujan meteor ini akan terjadi ketika Bumi melewati debu-debu dari komet 109P/Swift-Tuttle. Fenomena ini dapat disaksikan di akhir Juli hingga Agustus, tapi biasanya mencapai puncaknya sekitar tanggal 12-13 Agustus.

September

Pesawat penjelajah matahari milik NASA, Parker, akan mendekati matahari lagi di awal September. Jadi, bersiaplah untuk mendapat gambar matahari dari dekat.

Oktober

Pada bulan Oktober atau November, Badan Antariksa Eropa berencana untuk meluncurkan teleskop Cheops. Teleskop ini akan menangkap gambar planet-planet lain di luar sistem tata surya kita. Rencana ini sudah tertunda sejak tahun 2015, jadi para peneliti sangat tidak sabar menanti peluncuran ini. Teleskop ini akan bekerja beriringan dengan satelit Tess yang sudah diluncurkan awal tahun ini.

Uranus juga akan berada di titik terdekat dengan bumi. Seperti Jupiter di bulan Juni, Uranus juga akan terlihat lebih besar dan lebih terang dari biasanya.

November

Pada tanggal 11 November, fenomena unik akan terjadi. Merkurius akan melintas di depan matahari di tanggal itu.

Hal ini tidak akan terjadi lagi sampai tahun 2039, jadi para astronom sangat menantikan hari itu. Namun, fenomena ini tidak dapat dilihat tanpa menggunakan peralatan khusus karena akan berbahaya bagi penglihatan.


Parker, wahana penjelajah matahari milik Nasa diharapkan dapat memberikan gambar-gambar dan informasi menarik tahun ini. - NASA-JHU-APL

 

Desember

Seperti Agustus, hujan meteor juga akan terjadi di bulan ini. Hujan meteor Geminids disebabkan oleh debu-debu dari asteroid 3200 Phaethon.

Fenomena langit tahun 2019 akan berakhir dengan gerhana matahari cincin pada 26 Desember, yaitu ketika bulan berada pada titik terjauh dari Bumi, sehingga bulan tidak akan menutupi matahari. (ann)

Author
Penulis

Alika Noor Kholifah

Mungkin yang Anda suka
Jadilah orang pertama yang menuliskan komentar! Tulis komentar

Tinggalkan komentar

**) Dengan mengirim komentar ini artinya Anda setuju dan patuh dengan syarat dan ketentuan kami.