< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Senin,22 April 2019

Identitas Mayat Dalam Drum Sudah Diketahui - KOMPAS.com

KOMPAS.com Identitas Mayat Dalam Drum Sudah Diketahui KOMPAS.com BOGOR, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Bogor memastikan identitas mayat yang ditemukan di dalam sebuah drum di kawasan Industri Kembang Kuning, Bogor, Jawa Barat, bernama Abdullah Fithri Setiawan.…


BOGOR, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Bogor memastikan identitas mayat yang ditemukan di dalam sebuah drum di kawasan Industri Kembang Kuning, Bogor, Jawa Barat, bernama Abdullah Fithri Setiawan.

Hasil penyelidikan, korban diketahui warga Tanggerang, Banten. Pekerjaannya adalah karyawan swasta.

Penelusuran pihak kepolisian pun mendapati bahwa korban sempat bekerja sebagai wartawan di Radio Republik Indonesia (RRI).

Baca juga: Rekonstruksi, Warga Teriaki Pembunuh yang Simpan Mayat dalam Drum

Kasubag Humas Polres Bogor Ajun Komisaris Ita Puspita Lena mengatakan, dari pengakuan pihak keluarga (istri korban), bahwa dirinya tidak mengetahui persis apakah korban saat ini masih berprofesi sebagai wartawan atau tidak.

"Dulu pernah jadi wartawan RRI, tapi setelah itu tidak mengetahui lagi pekerjaan suami," kata Ita, Senin (19/11/2018).

Ita menyebut, adapun korban saat ditemukan mengenakan kaos putih dan terdapat bercak darah.

Korban, lanjut Ita, pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung ketika hendak mencari sampah di lokasi kejadian.

Pemulung itu melihat sebuah drum plastik berwarna biru dan mengira isi dalam drum itu adalah sampah.

"Dia kaget karena melihat mayat di dalam drum itu. Dia berteriak dan minta bantuan ke warga sekitar," sebut Ita.

Baca juga: Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

"Petugas langsung olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi," tambah dia.

Sementara, suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Abdullah Fithri Setiawan atau kerap disapa Dufi, di Taman Pemakaman Umum Semper, Jakarta Utara, pagi tadi.

Isak tangis mewarnai sepanjang prosesi pemakaman yang dihadiri puluhan anggota keluarga, sanak saudara, serta kerabat korban.

Dufi yang berusia 43 tahun meninggalkan seorang istri dan enam anak. Dufi merupakan anak kelima dari delapan bersaudara.

Author
Penulis

Robertus Belarminus

Mungkin yang Anda suka
Jadilah orang pertama yang menuliskan komentar! Tulis komentar

Tinggalkan komentar

**) Dengan mengirim komentar ini artinya Anda setuju dan patuh dengan syarat dan ketentuan kami.