< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Sabtu,16 Februari 2019

Sepekan Digempur, Kubu Penting Terakhir ISIS Akhirnya Jatuh

Berita Sepekan Digempur, Kubu Penting Terakhir ISIS Akhirnya Jatuh terbaru hari ini 2018-12-15 05:39:02 dari sumber yang terpercaya

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang disokong Amerika Serikat dilaporkan telah menguasai dan memukul mundur seluruh milisi ISIS keluar dari kota Hajin, Jumat (14/12) waktu setempat.

Kota di kawasan timur Suriah itu merupakan salah satu basis terakhir kelompok yang menamakan diri mereka Negara Islam. Pengusiran milisi ISIS terjadi satu pekan dalam pertempuran hebat.

Laporan itu dirilis lembaga pemantau Hak Asasi Manusia Suriah yang berbasis di Inggris.

Seorang pimpinan lokal SDF mengatakan kepada BBC, pertempuran berikutnya akan dilakukan awal tahun 2019.

Hajin merupakan kota besar terakhir yang dikuasai ISIS di wilayah timur sungai Eufrat, dekat perbatasan Suriah dengan Irak.

Dipimpin milisi Kurdi (YPG), selama beberapa bulan terakhir SDF bertempur untuk melemahkan kekuatan ISIS di kawasan itu.


Pasukan Demokratik Suriah yang didukung pasukan aliansi pimpinan AS. - AFP

Seorang sumber dari YPG mengatakan, mereka dan SDF berencana menumpas kekuatan ISIS yang tersisa di kota itu dalam satu hingga dua hari ke depan.

Pengambilalihan Hajin menyisakan sedikit wilayah ISIS di bagian timur sungai Eufrat, basis operasi pasukan tempur yang disokong AS.

Para milisi ISIS masih mengklaim menduduki sejumlah wilayah gurun di bagian barat sungai itu, kawasan yang sebenarnya dikuasai pemerintahan Suriah dan sekutu mereka.


- BBC

Komandan SDF, Mazloum Kobani, mengatakan kepada Reuters, bahwa setidaknya 5.000 milisi ISIS bersembunyi di sekitar Hajin.

Para milisi itu disebutnya menyatakan akan bertempur hingga tewas.


Basis kekuatan ISIS terus berkurang. Mereka sebelumnya terusir dari sejumlah kawasan, termasuk Mosul di Irak utara tahun 2017. - AFP

Setidaknya 2.000 dari total pasukan ISIS di kawasan Hajin merupakan warga negara asing, sebagian besar berasal dari Timur Tengah dan Eropa.

Pimpinan ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, saat ini diyakini berada di wilayah timur Suriah.

Namun Kobani tak dapat memastikan lokasi persis al-Baghdadi karena ia kerap bersembunyi dan hilang dari pantauan. Sejak 2017, pasukan ISIS terus terdesak keluar dari wilayah Suriah, baik oleh SDF yang didukung AS maupun tentara pemerintah Suriah yang disokong Rusia.

Author
Penulis

Ezra Natalyn

Mungkin yang Anda suka
Jadilah orang pertama yang menuliskan komentar! Tulis komentar

Tinggalkan komentar

**) Dengan mengirim komentar ini artinya Anda setuju dan patuh dengan syarat dan ketentuan kami.