< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Senin,22 April 2019

Terdakwa Kasus Jarum dalam Stroberi Bebas dengan Jaminan

Berita Terdakwa Kasus Jarum dalam Stroberi Bebas dengan Jaminan terbaru hari ini 2018-11-23 10:58:01 dari sumber yang terpercaya

DNA yang ditemukan pada jarum di dalam buah stroberi dalam kemasan plastik adalah "100 miliar kali" lebih mungkin milik dari mandor pertanian di Queensland My Ut Trinh daripada orang lain.

Temuan ini diungkapkan jaksa dalam persidangan kasus ini di Brisbane.

My Ut Trinh, 50 tahun, ditangkap awal bulan ini setelah penyelidikan besar-besaran yang dilakukan polisi mengenai bagaimana jarum jahit bisa dimasukan ke dalam buah stroberi yang dikirim ke seluruh Australia.

Dia sebelumnya ditahan di Penjara Wanita Brisbane, tetapi pada hari Kamis (22/11/2018) diebaskan dengan jaminan oleh Pengadilan Magistrasi Brisbane.

Dia telah dituntut dengan tujuh tuduhan pencemaran makanan.

Jaksa Cheryl Tesch mengatakan kepada pengadilan bahwa mereka memiliki "kasus yang kuat" terhadap My Ut Trinh, yang bekerja di peternakan Berry Licious di Caboolture, sebelah utara Brisbane.

Cheryl Tesch mengatakan bukti-bukti yang diajukan polisi termasuk dua jarum yang ditemukan dalam wadah plastik di Victoria.  

"DNA yang ditemukan pada salah satu jarum itu 100 miliar kali lebih mungkin berasal dari terdakwa," kata Cheryl Tesch.

Pengacara terdakwa, Nick Dore mengatakan bahwa kasus terhadap kliennya didasarkan pada "desas-desus, sindiran dan rumor".

Nick Dore mengatakan kasus yang diajukan kepolisian didasarkan pada percakapan "satu atau dua tahun yang lalu" di mana My Ut Trinh diduga telah berkata kepada pekerja lain: "Jika saya membenci siapa pun, saya akan menaruh jarum di buah stroberi dan membuat mereka bangkrut."

Namun, Nick Dore mengatakan para pekerja tidak percaya bahwa Trinh serius dengan perkataannya.

Nick Dore mengatakan kliennya tidak punya motif untuk melakukan pelanggaran itu, dan telah mematuhi perintah polisi selama penyelidikan.

Ketika dia mengakui DNA-nya ditemukan pada jarum, dia mengatakan itu tidak membuktikan dia memasukkannya ke dalam buah.

Nick Dore juga mengatakan klien tidak berisiko melakukan pelanggaran jika dia dibebaskan dengan jaminan. Dia juga mengatakan risiko keamanan pribadinya rendah.

"Tidak ada bukti ada kemungkinan tindakan main hakim sendiri dari industri buah-buahan," kata Dore.

My Ut Trinh dibebaskan dengan jaminan dengan syarat dia tidak menghubungi para pekerja di perkebunan stroberi, menyerahkan paspornya dan melapor ke polisi tiga kali seminggu.

Persidangan kasus ini ditunda hingga 17 Desember.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini.

Author
Penulis

Renne R.A Kawilarang

Mungkin yang Anda suka
Jadilah orang pertama yang menuliskan komentar! Tulis komentar

Tinggalkan komentar

**) Dengan mengirim komentar ini artinya Anda setuju dan patuh dengan syarat dan ketentuan kami.