< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Kamis,25 April 2019

Usain Bolt Tidak Jadi Bergabung dengan Klub Sepakbola Australia

Pihak Usain Bolt dilaporkan meminta bayaran sekitar Rp3 miliar.

Bintang atletik asal Jamaika Usain Bolt dilaporkan telah meninggalkan klub sepakbola Australia Central Coast Mariners mengakhiri masa uji cobanya dengan klub tersebut.

Perwakilan Bolt dan Mariners sudah mengatakan bahwa masa latihan sebelumnya yang tidak terbatas waktunya sekarang dinyatakan berakhir.

Bolt yang dikenal sebagai pemegang delapan medali emas Olimpiade di nomor lari jarak pendek sudah mundur dari dunia atletik namun sekarang berambisi menjadi pemain sepakbola profesional.

"Saya berharap klub (Mariners) sukses di musim kompetisi ini." kata Bolt dalam sebuah pernyataan.

Central Coast Mariners adalah salah satu klub di Liga Australia (A League) dengan markas mereka di Gosford di negara bagian New South Wales.

Perwakilan Bolt Ricky Simms dan klub Mariners sebelumnya sudah terlibat pembicaraan dengan pihak ketiga untuk mencari 'soluisi komersial' sehingga mantan pelari itu tetap bisa bermain sepakbola.

Meski sudah ada beberapa 'partner potensial' namun akhirnya persetujuan antara bintang Jamaika dengan klub Mariners tidak bisa terwujud.

Bolt tiba di Australia bulan Agustus lalu dan mencetak dua gol dalam pertandingan latihan bulan lalu melawan klub yang ingin bergabung dengan A League Macarthur South West United.

Namun Bolt belum pernah bermain di kompetisi A League yang sudah mulai sejak tiga minggu lalu.

Klub tersebut bulan lalu mengatakan sudah memberikan penawaran kontrak bagi Bolt namun jumlah bayaran yang akan diterima masih menjadi masalah besar.

Boss A-League Greg O'Rourke bulan lalu mengatakan yang ditawarkan 'sangat kecil' dibandingkan apa yang diharapkan oleh pihak Bolt.

Pihak Bolt dilaporkan meminta bayaran sekitar $AUD 3 juta (sekitar Rp3 miliar), sementara tawaran dari Mariners adalah sekitar $AUD 150 ribu.

Bolt sebelumnya sudah ditawari kontrak dua tahun dengan klub asal Eropa Valletta FC di Malta namun sejauh ini belum memberikan pertanda jelas ke mana arah karir sepakbolanya.

Kehadiran Bolt di Mariners diwarnai dengan kontroversi dimana beberapa pengamat sepakbola mempertanyakan apakah dia memiliki kualitas untuk bisa bermain secara profesional.

Yang lainnya melihat kehadirannya sekedar untuk menarik perhatian.

Namun reaksi dari penonton terhadap Bolt luar biasa karena mereka yang datang untuk menonton Bolt di Mariners sangat besar.

Sekitar 10 ribu orang hadir menyaksikan pertandingan persahabatan ketika Bolt bermain, sementara dalam pertandingan Mariners di tahun sebelumnya hanya dihadiri sekitar 300 orang.

Di musim lalu, ketika Mariners menduduki peringkat paling bawah di klasemen akhir A League, jumlah penonton tertinggi adalah 12.044 dengan rata-rata yang datang menonton adalah 7.194 orang.

Dan video gol pertama Bolt dalam pertandingan membela Mariners yang dimuat di halaman Instagram dengan berjudul "Dreams become Reality (sic) through hard work" (Mimpi mnenjadi kenyataan lewat kerja keras) sudah ditonton oleh 5,4 juta kali kali.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

Author
Penulis

UNKNOW

Mungkin yang Anda suka
Jadilah orang pertama yang menuliskan komentar! Tulis komentar

Tinggalkan komentar

**) Dengan mengirim komentar ini artinya Anda setuju dan patuh dengan syarat dan ketentuan kami.